Senin, 18 Desember 2017

Sabtu, 25 November 2017

Teknik kompilasi

TUGAS TEKNIK KOMPILASI

Nama  Fransina asone
Nim     :15110357
Tugas   :Teknik Kompilasi


1. Definisi mengenai Prefix, infix, dan postfix

Prefix, infix, dan postfix adalah suatu cara penulisan ungkapan-ungkapan yang rumit, misalnya pemakaian tanda kurung dalam operasi matematika.
Prefix adalah metode penulisan dengan meletakkan operator di depan operand dan tanpa menuliskan tanda kurung.
Contoh pemakaian prefix adalah  +AB, – +ABC, * + AB – CD.
Infix adalah cara penulisan ungkapan dengan meletakkan operator di antara dua operand dalam hal ini pemakaian tanda kurung sangat menentukan hasil operasi.
Contoh pemakaian infix adalah A+B, A+B-C, (A+B)*(C-D).
Postfix adalah metode penulisan dengan menuliskan operator setelah operand dan tanpa menuliskan tanda kurung.
Salah satu contoh proses pengubahan infix menjadi postfix dari karakter:
( A + B ) / (( C – D ) * E ^ F)

Stack
Stack merupakan bagian dari struktur data yang dikategorikan ke dalam bentuk linear data, dimana operasi pemasukan maupun pengeluaran data selalu dilakukan pada salah satu sisinya. Dalam dunia komputer, penggunaan stack (tumpukan) merupakan suatu hal yang umum digunakan seperti untuk penentuan alamat memory, penempatan ruang data dan aplikasi lain. Sebagai bagian dari struktur data, aplikasi stack juga digunakan untuk berbagai macam keperluan seperti pengujian kalimat palindrome, penguji tanda kurung (matching parentheses), dan juga berfungsi sebagai konversi dari notasi infix menjadi notasi postfix. 
Pada perhitungan aritmatika, notasi infix adalah notasi yang menempatkan operator ditengah dua operand sedangkan notasi Postfix adalah notasi yang menempatkan operator setelah dua operand. Penggunaan notasi infix merupakan hal yang lumrah digunakan dalam perhitungan aritmatika dibandingkan dengan penggunaan notasi Postfix, akan tetapi bagi mesin kompilasi notasi Postfix merupakan notasi yang digunakan untuk melakukan suatu perhitungan. 
Tulisan ini dibuat untuk memberikan gambaran secara jelas proses simulasi konversi atas dua notasi aritmatika tersebut, berdasarkan studi literatur dari beberapa buku dan dituangkan dengan bantuan bahasa pemrograman Pascal. Adapun proses konversi ini ditujukan untuk menjelaskan bagaimana mesin kompilasi dapat merubah notasi infix yang biasa digunakan oleh berbagai kalangan menjadi notasi Postfix yang dimengerti oleh mesin kompilasi sehingga suatu proses perhitungan aritmatika dapat dilaksanakan oleh komputer. Alasan pemilihan bahasa pemrograman Pascal digunakan karena fleksibilitas bahasa tersebut dalam menerangkan implementasi dan aplikasi dari struktur data dalam bentuk pemrograman

Notasi Infix dan Postfix
Suatu perhitungan aritmatika biasanya berhubungan dengan operand dan operator. Operand merupakan suatu karakter atau elemen yang nilainya dioperasikan dengan bantuan suatu operator untuik menghasilkan suatu solusi.
Misalkan jika diberikan suatu ekspresi aritmatika 2 * 3, maka elemen ‘dua’ dan elemen ‘tiga’ merupakan operand dari ekspresi tersebut dan elemen ‘*’ merupakan operator perkalian atas dua operand yang menghasilkan suatu solusi. Suatu ekspresi aritmatika dapat dibedakan dalam tiga bentuk notasi perhitungan yaitu :

1) Notasi prefix, jika operator ditempatkan sebelum dua operand
2) Notasi infix, jika operator ditempatkan diantara dua operand
3) Notasi postfix, jika operator ditempatkan setelah dua operand
Dalam penggunaannya, dalam kehidupan sehari-hari notasi infix merupakan notasi aritmatika yang paling banyak digunakan untuk mengekspresikan suatu perhitungan artimatik dibanding dengan dua notasi yang lain, akan tetapi notasi Postfix merupakan notasi yang digunakan oleh mesin kompilasi pada komputer dengan maksud untuk mempermudah proses pengkodean, sehingga mesin kompilasi membutuhkan stack untuk proses translasi ekspresi tersebut.

Konversi notasi infix ke postfix
Berdasarkan teori yang diterangkan tersebut di atas, proses konversi infix menjadi notasi Postfix dalam implementasinya membutuhkan stack pada proses konversinya, adapun proses tersebut memiliki 4 (empat) aturan yang digunakan, yaitu :
Jika ditemukan simbol kurung buka “(“
Operasi push pada stack akan digunakan untuk menyimpan simbol tersebut ke dalam stack.
Jika ditemukan simbol kurung buka “)”
Operasi pop digunakan untuk mengeluarkan operator-operator yang berada di dalam stack.
Jika terdapat simbol operator
Jika dalam suatu untai notasi infix ditemukan simbol operator maka operasi yang dilakukan pada stack terbagi atas :
Jika TOP(S) dari stack tersebut kosong atau berisi simbol “(“ maka operasi push akan digunakan untuk memasukan operator tersebut pada posisi di TOP(S)
Jika operator yang berada dipuncak stack merupakan elemen yang memiliki tingkat yang sama atau lebih tinggi maka operasi pop digunakan untuk mengeluarkan operator tersebut diikuti operasi push untuk menyimpan operator hasil scanning untai.
Jika operator yang berada di puncak stack memiliki tingkat yang lebih rendah dari operator yang discan, maka operator baru akan langsung dimasukan ke dalam stack dengan operasi push.

Sintaks notasi Postfix :
<operan><operan><operator>
Misalkan ekspresi :
(a + b)*(c + d)
kalau kita nyatakan dalam postfix :
ab + cd + *

Kita dapat mengubah instruksi kontrol program yang ada ke dalam notasi Postfix. Misal :
IF<exp>THEN<stmt1>ELSE<stmt2>
diubah ke dalam Postfix :
<exp> <label1> BZ <stmt1> <label2> BR  <stmt2>
                                                                                                 label1                    label2
Keterangan :
BZ       =  branch if zero (zero =  salah)          {bercabang/meloncat jika kondisi yang dites salah}
BR       =  branch                                           {bercabang/meloncat tanpa ada kondisi yang dites}

Arti dari notasi Postfix di atas adalah sebagai berikut.

“Jika kondisi ekspresi salah, maka instruksi akan meloncat ke Label1dan menjalankan statement2. Bila kondisi ekspresi benar, maka statement1 akan dijalankan lalu meloncat ke Label2. Label1 dan Label1 dan Label2 sendiri menunjukan posisi tujuan loncatan, untuk Label1 posisinya tepat sebelum statement2, dan Label2 setelah statement2”

Dalam implementasi ke kode antara, label bisa berupa nomor baris instruksi. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat contoh berikut.
                        IF  a > b  THEN
              c := d
          ELSE
              c := e

Bila diubah ke salam Postfix

11.   a
12.   b
13.   > 
14.   22         {menunjuk label1}
15.   BZ
16.   c
17.   d
18.   :=
19.    
20.   25         {menunjuk label2}
21.   BR
22.   c
23.   e
24.   :=
25.    

Notasi Postfix di atas bisa dipahami sebagai berikut.
Bila ekspresi (a > b) salah, maka loncat ke instruksi no.22
Bila ekspresi (a > b) benar, tidak terjadi loncatan, instruksi berlanjut ke 16 sampai 18, lalu loncat ke 25

2. Defenisi Triples Notation , Indirect Triples dan Quaduples Notation

Triples Notation
            Memiliki format
                        <operator><operand><operand>
contoh, instruksi :
                        A:=D*C+B/E

Bila dibuat Kode Antara tripel:
1.  *,D,C
2.  /,B,E
3.  +,(1),(2)
4.  :=,A,(3)

            Kekurangan dari notasi tripel adalah sulit pada saat melakukan optimasi, maka dikembangkan Indirect Triples yang memiliki dua list (senarai), yaitu list instruksi dan list eksekusi. List instruksi berisi notasi tripel, sedangkan list eksekusi mengatur urutan eksekusinya. Misalnya terdapat urutan instruksi :

            A := B+C*D/E
            F := C*D

List Instruksi :                                      List Eksekusi
1.  *,C,D                                                          1.   1
2.   /, (1), E                                          2.   2
3.  +, B, (2)                                          3.   3
4.  :=, A, (3)                                         4.   4
5.  :=, F, (1)                                          5.   1
                                                            6.   5

Inderec Triples
kekurangan dari notasi tripel adalah sulit pada saat melakukan optimasi , maka di kembangkan Inderec Triples yang memiliki 2 list yaitu list isntruksi dan list eksikusi.list instruksi berisi notasi tripel, sedangkan list eksikusi mengatur urutan eksikusinya misalnya terdapat urutan instruksi berikut:

A := B+C*D/E
            F := C*D

List Instruksi :                                      List Eksekusi
1.  *,C,D                                                          1.   1
2.   /, (1), E                                          2.   2
3.  +, B, (2)                                          3.   3
4.  :=, A, (3)                                         4.   4
5.  :=, F, (1)                                          5.   1
                                                            6.   5

Quaduples Notation
Format instruksi Quadruples
                        <operator><operan><operan><hasil>
hasil adalah temporary yang bisa ditempatkan pada memory atau register


contoh instruksi:
            A:=D*C+B/E

Bila dibuat dalam Kode Antara :
1.   *,D,C,T1
2.   /,B,E,T2
3.  +,T1,T2,A

Senin, 30 Oktober 2017

Rabu, 25 Oktober 2017

Uts teknik kompilasi

Bentuk Grammar :       G     = (S, ∑, δ, q0, F)      Q     = {q0, q1, q2, q3, q4}      ∑     = {a, b}      S      = q0      F      = q3


2.TABEL TRANSISI

Senin, 23 Oktober 2017

UTS Sistem Pakar



  1. apa itu sistem pakar? jelaskan !


Sistem Pakar(dalam bahasa Inggris :expert system) adalah sistem informasi yang berisi dengan pengetahuan dari pakar sehingga dapat digunakan untuk konsultasi. Pengetahuan dari pakar di dalam sistem ini digunakan sebagi dasar oleh Sistem Pakar untuk menjawab pertanyaan (konsultasi).Kepakaran (expertise) adalah pengetahuan yang ekstensif dan spesifik yang diperoleh melalui rangkaian pelatihan, membaca, dan pengalaman. Pengetahuan membuat pakar dapat mengambil keputusan secara lebih baik dan lebih cepat daripada non-pakar dalam memecahkan problem yang kompleks. Kepakaran mempunyai sifat berjenjang, pakar top memiliki pengetahuan lebih banyak daripada pakar yunior. Tujuan Sistem Pakar adalah untuk mentransfer kepakaran dari seorang pakar ke komputer, kemudian ke orang lain (yang bukan pakar). Sistem pakar adalah suatu program komputer yang mengandung pengetahuan dari satu atau lebih pakar manusia mengenai suatu bidang spesifik. Jenis program ini pertama kali dikembangkan oleh periset kecerdasan buatan pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dan diterapkan secara komersial selama 1980-an. Bentuk umum sistem pakar adalah suatu program yang dibuat berdasarkan suatu set aturan yang menganalisis informasi (biasanya diberikan oleh pengguna suatu sistem) mengenai suatu kelas masalah spesifik serta analisis matematis dari masalah tersebut. Tergantung dari desainnya, sistem pakar juga mampu merekomendasikan suatu rangkaian tindakan pengguna untuk dapat menerapkan koreksi. Sistem ini memanfaatkan kapabilitas penalaran untuk mencapai suatu simpulan.


    2. Berikan 2 contoh aplikasi sistem pakar yang sudah ada ! jelaskan fungsi dan kegunaannya !


a. Kunci Ponsel dengan “Software” Deteksi Wajah

Sistem pengamanan ponsel tampaknya akan semakin kokoh dan memanfaatkan sisi personal sebagai medianya. Hal ini menandakan bahwa era password dan PIN sudah semakin kurang aman. Adalah para ilmuwan di Universitas Manchester mengembangkan perangkat lunak yang akan digunakan di ponsel dengan memanfaatkan wajah penggunanya. Sebenarnya, perangkat ini sudah diadopsi pada notebook, webcam, dan Xbox. Cara kerja software ini adalah dengan memanfaatkan kamera ponsel (khususnya kamera depan) yang akan meng-capture wajah si pemilik ponsel. Kemudian ada 22 titik di wajah yang menjadi kunci verifikasi untuk selanjutnya ponsel pun aktif seperti sedia kala. Dengan cara ini, ditengarai akan lebih akurat dan tentu jauh lebih aman karena pada dasarnya wajah setiap orang memiliki perbedaan yang signifikan, meskipun kembar. Lantas apa bedanya dengan pendeteksi wajah yang selama ini sudah digunakan?

“Mobile face tracker (nama umum perangkat lunak yang sudah ada, Red) hanya menentukan titik di wajah secara perkiraan saja untuk kemudian dibuat skala,” kata Dr Phil Tresadern, ketua tim pembuatan software ini. Pemanfaatnya bahkan bisa digunakan tidak hanya sekadar membuka menu, tetapi juga akses ke e-mail, social network, dan paling penting online banking. “Prosesnya sangat cepat dan saya tidak melihat hal lain yang akan menjadi rival, khususnya di pemakaian ponsel,” ujar Tresadern lagi. Proyek percobaan akan dilakukan pertama kali pada Nokia N900 dan akan menjadi bagian dari proyek Mobile Biometrics (MoBio).

b. Aplikasi Deteksi Cuaca

Dalam bidang ini AI dapat digunakan untuk menganalisis keadaan iklim, mensimulasikan keadaan iklim tersebut dan menganalisis dampak dari perubahan iklim tersebut baik jangka pendek maupun jangka panjang. Hal ini tentu dapat dimanfaatkan oleh manusia untuk mengambil suatu tindakan yang tepat untuk mengatasi perubahan iklim yang terjadi. Contoh lainnya adalah Di daerah amerika yang memiliki potensi munculnya angin tornado yang sangat besar AI dapat digunakan untuk menganalisis pola pergerakan dari angin tersebut, hal ini berdampak untuk meminimalkan jatuhnya korban jiwa akibat angin tornado ini, karena manusia dapat mengambil keputusan yang benar kemanakah mereka harus menjauhi angin tornado tersebut.

Rabu, 03 Mei 2017

Nama: FRANSINA ASONE
Nim   : 15110357

Soal dan jawaban TBO
Buatlah NFA di atas menjadi DFA yang baru  (5 langkah)
Jawab :

1. Membuat himpunan DFSA
Q’ = {Ø, {a}, {b}, {c}, {a,b}, {a,c}, {b,c}, {a,b,c} }
2. Membuat Initial State DFSA
q0’ = {a,b}
3. Membuat Final State DFSA
F’ = {{a}, {a,b}, {a,c}, {a,b,c}}
4. Membuat Diagram Transisi DFSA
δ =
0
1
Ø
Ø
Ø
a
a,b
a
b
b
b,c
c
a
Ø
ab
a,b
a,b,c
ac
a,b
a
bc
a,b
b,c
abc
a,b
a,b,c

5. Penghapusan State tak diperlukan

Menghilangkan yang tidak perlu

Selasa, 21 Maret 2017

CARA KERJA MESIN PENCARI GOOGLE DAN MESIN PENCARI YAHOO

nama : Fransina Asone
nim   : 15110380

CARA KERJA MESIN PENCARI GOOGLE DAN MESIN PENCARI YAHOO
Cara Kerja Mesin Pencari Google


      Sudah tahukah sobat online bagaimana cara bekerja mesin pencari Google ? Beberapa waktu lalu Google mempublikasikan panduan kepada pengguna internet bagaimana mesin pencari Google bekerja dalam bahasa inggris. Pada kesempatan ini saya ingin membahasnya dalam bahasa indonesia agar kita bisa meningkatkan reputasi blog kita.

Ada tiga bagian dalam proses kerja mesin pencari. Dimulai dari crawling dan indexing website/blog yang ada di dunia ini. Lebih dari 100.000.000 GB informasi dikumpulkan oleh mesin pencari Google. Betapa banyak jumlah halaman yang harus dirapikan mesin pencari google agar mudah pencariannya.
Setelah diindex kemudian dimasukkan dalam algoritma tertentu milik Google untuk dipisahkan sesuai topik bahasan masing-masing halaman.

Setelah proses crawling dan indexing website/blog dan mengelompokkan masing-masing halaman dalam topik tertentu, maka proses terakhir yaitu menyingkirkan halaman-halaman spam agar pengunjung mendapatkan halaman yang berguan.

Setelah menjalani tiga proses yang rumit tersebut, terakhir Google memberikan hasil dari pencarian yang kita ketik di mesin pencari. Itulah gambaran sekilas tentang bagaimana mesin pencari Google bekerja. Pada pembahasa selanjutnya akan dibahas lebih rinci dari ketiga hal tersebut diatas.

Cara kerja Yahoo Search Engine


Yahoo merupakan mesin pencari terbesar kedua setelah google menempatkan dirinya sebagai acuan para netter atau pengguna internet dan blogger untuk mencari halaman berdasarkan kata kunci tertentu. Selain sebagai mesin pencari yahoo memiliki layanan yang cukup banyak dengan berbagai fitur dan keunggulan yang dimilikinya.

Saya tertarik dengan sistem kerja Yahoo sebagai alat penelusuran untuk mencari halaman dari sebuah situs. Yahoo sebagai target dari seorang webmaster dan blogger untuk menembakkan keyword dari artikel atau halaman utama dari sebuah blog ataupun website yang mereka ciptakan dan miliki.
Banyak yang mempertanyakan mengenai Cara kerja Yahoo Search Engine ini, karena beberapa hal yang tidak di mengerti oleh blogger maupun webmaster, bagaimana cara promosi yang tepat sehingga mencapai hasil yang baik dengan posisi puncak pada mesin pencari yahoo ini.

Pada saat melakukan pencarian di Yahoo, sebagai mesin pencari Yahoo langsung mencari dari miliaran jenis dokumen web yang tersebar dari berbagai situs. Yahoo! Search kemudian membuat keputusan dengan cara membaca dan melihat relevansi komparatif setiap dokumen untuk permintaan pencarian dari kata kunci yang anda cari/masukkan, setelah itu terlihat berbagai halaman web dari hasil pencarian, urutan pada hasil yang ditampilkan ini disebut sebagai peringkat. Dari urutan teratas peringkat 1 pada Page 1 merupakan yang terbaik diikuti peringkat yang lainnya.

Mesin pencari yahoo tidak memiliki kemampuan untuk mengajukan pertanyaan pada setiap halaman yang ditampilkan pada sang pembuat atau pemilik akan kepantasan dan keakuratan atau besarnya informasi yang di sampaikan. Pada mesin pencari Yahoo mengandalkan istilah pencarian dengan keyword yang dimasukkan untuk menafsirkan dan menentukan tujuan pencarian.

 Cara kerja Yahoo Search Engine dalam menentukan peringkat hasil berdasarkan relevansi dari halaman web untuk sebuah pencarian kata kunci tertentu dengan menganalisis konten halaman web teks, judul, dan deskripsi serta sumber, link terkait, dan karakteristik lain dokumen unik.
Keunikan konten dan merupakan SEO OnPage yang menjadi acuan cukup besar pada mesin pencari Yahoo, unik disini berarti tidak copy paste tetapi suatu konten dengan kualitas yang masih segar dari penelusuran di lakukan mesin pencari Yahoo.

Perlu dimengerti dan di pahami bahwa peringkat web atau halaman web dari hasil penelusuran tidak statis atau tetap dengan posisi yang sama, tetapi selalu berubah menyesuaikan dengan analisis yang dilakukan oleh Yahoo.

Selasa, 04 Oktober 2016

MAKALAH TOPOLOGI JARINGAN KOMPUTER

LOGOhttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg9ZgXN1MoZoF1sUOkmhyphenhyphenS3xEOOa3AZ5hkxCs74vlcGQOPJJYsd5gLIT-xKiwnYj6J7FulOGnM4jx7jlDd8pPfzQnXZmg3QS80IkreWmCmbcmiXAvQjlZj3FC7ZRN4eWlLAt0SLoswstYrk/s320/Untitled.jpg

MAKALAH
TOPOLOGI  JARINGAN KOMPUTER












Disusun oleh :
Nama               : Fransinna Asone
NIM                : 15110357






PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA STRATA SATU (S-1)
SEKOLAH TINGGI INFORMATIKA KOMPUTER
(STIKOM) ARTHA BUANA)KUPANG
2016
BAB I
PENDAHULUAN
1.1.    LATAR BELAKANG

Teknologi komputer sangat diperlukan dalam membantu meningkatkan kinerja suatu perusahaan dewasa ini. Tahun demi tahun orang mulai menggunakan komputer yang saat ini dikenal dengan Personal Computer (PC). Asal mulanya Personal Computer digunakan oleh masing-masing orang dan berdiri sendiri (stand alone). Komputer-komputer tersebut tidak terhubung satu sama lainnya. Namun orang kemudian berpikir bahwa pengolahan data yang bersifat stand alone tersebut di rasa sangat lambat dan tidak efisien. Untuk PC stand alone, program aplikasi harus dimuat ke masing-masing PC, dan prosesnya harus berpindah-pindah PC. Untuk meningkatkan efisiensi dan meminimalisir waktu yang dibutuhkan maka diciptakan suatu jaringan yang saat ini dikenal dengan nama jaringan komputer. Jaringan ini disusun berdasarkan beberapa metode yang dikenal dengan topologi jaringan. Diantaranya ada yang dikenal dengan star network atau jaringan bintang dan masih banyak lagi yang lainnya. Untuk mengetahui lebih dalam lagi, dalam paper akan dijelaskan mengenai jenis-jenis topologi jaringan, kekurangan-kekurangannya beserta cara penanganannya.


1.2.    TUJUAN
Berdasarkan latar belakang di atas, tulisan ini bertujuan untuk mengetahui tentang jenis-jenis topologi jaringan beserta kekurangan dan kelebihannya.


1.3.    LINGKUP MASALAH
Masalah jenis-jenis topologi jaringan dipandang relatif luas. Dalam tulisan ini hanya lebih menekankan pada topologi fisik dan logik.







BAB II
PEMBAHASAN


2.1.    PENGERTIAN TOPOLOGI JARINGAN

Topologi Jaringan adalah struktur
dari suatu jaringan, bagaimana jaringan tersebut didesain, khususnya hubungan fisik dan lojik antar simpu-simpul. Local Area Network (LAN) adalah salah satu contoh dari sebuah jaringan yang menunjukkan topologi fisik dan lojik sekaligus. Suatu simpul dalam LAN akan mempunyai satu atau lebih hubungan dengan satu atau lebih simpul di dalam jaringan dan pengaturan hubungan-hubungan dan simpul-simpul ini dapat dibuat dalam bentuk graf yang berbentuk geometris yang dapat menentukan topologi fisik dalam suatu jaringan.

2.2.    JENIS TOPOLOGI JARINGAN
Berdasarkan fungsinya topologi jaringan dibagi menjadi dua yaitu topologi fisik jaringan dan topologi logik.
2.2.1 Topologi Fisik (Physical Topology).
Topologi ini menjelaskan hubungan perkabelan dan lokasi node atau workstation. Berikut adalah pembagian dari topologi fisik.
2.2.1.1 Topologi Bus (Bus Topology).
Topologi ini menggunakan satu segment (panjang kabel) backbone, yaitu yang menyambungkan semua host secara langsung. Apabila komunikasinya dua arah di sepanjang ring, maka jarak maksimum antara dua simpul pada ring dengan n simpul adalah n/2. Topologi ini cocok untuk jumlah prosesor yang relatif sedikit dengan komunikasi data minimal.


Gambar 2.1 Gambar Topologi Bus


Pada topologi Bus, kedua unjung jaringan harus diakhiri dengan sebuah terminator. Barel connector dapat digunakan untuk memperluasnya. Jaringan hanya terdiri dari satu saluran kabel yang menggunakan kabel BNC. Komputer yang ingin terhubung ke jaringan dapat mengkaitkan dirinya dengan mentap Ethernetnya sepanjang kabel. Linear Bus: Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masing-masing hanya terhubung ke satu simpul lainnya. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan tersebut difungsikan sebagai File Server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk pendistribusian data dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi.
Instalasi jaringan Bus sangat sederhana, murah dan maksimal terdiri atas 5-7 komputer. Kesulitan yang sering dihadapi adalah kemungkinan terjadinya tabrakan data karena mekanisme jaringan relatif sederhana dan jika salah satu node putus maka akan mengganggu kinerja dan trafik seluruh jaringan. Keunggulan topologi Bus adalah pengembangan jaringan atau penambahan workstation baru dapat dilakukan dengan mudah tanpa mengganggu workstation lain. Kelemahan dari topologi ini adalah bila terdapat gangguan di sepanjang kabel pusat maka keseluruhan jaringan akan mengalami gangguan. Topologi linear bus merupakan topologi yang banyak dipergunakan pada masa penggunaan kabel Coaxial menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain. Kesulitan utama dari penggunaan kabel coaxial adalah sulit untuk mengukur apakah kabel coaxial yang dipergunakan benar-benar matching atau tidak. Karena kalau tidak sungguh-sungguh diukur secara benar akan merusak NIC (network interface card) yang dipergunakan dan kinerja jaringan menjadi terhambat, tidak mencapai kemampuan maksimalnya. Topologi ini juga sering digunakan pada jaringan dengan basis fiber optic (yang kemudian digabungkan dengan topologi star untuk menghubungkan dengan client atau node).

Berikut adalah ciri-ciri dari topologi bus :
1.    Teknologi lama, dihubungkan dengan satu kabel dalam satu baris
2.    Tidak membutuhkan peralatan aktif untuk menghubungkan terminal/komputer
3.   Sangat berpengaruh pada unjuk kerja komunikasi antar komputer, karena hanya bisa digunakan oleh satu komputer
4.    Kabel “cut” dan digunakan konektor BNC tipe T
5.    Diujung kabel dipasang 50 ohm konektor
6.    Jika kabel putus maka komputer lain tidak dapat berkomunikasi dengan lain
7.    Susah melakukan pelacakan masalah
8.    Discontinue Support.
a.    Keuntungan topologi bus:
v    Hemat kabel.
v    Layout kabel sederhana.
v    Mudah dikembangkan.

b.    Kerugian topologi bus:
v Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil.
v Kepadatan lalu lintas.
v Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
v Diperlukan repeater untuk jarak jauh.

2.2.1.2 Topologi Cincin (Ring Topology)
Topologi ini menghubungkan satu host ke host setelah dan sebelumnya. Secara fisik jaringan ini berbentuk ring (lingkaran).



Gambar 2.2 Gambar Topologi Ring

Topologi cincin juga merupakan topologi jaringan dimana setiap titik terkoneksi ke dua titik lainnya, membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, komunikasi data dapat terganggu jika satu titik mengalami gangguan. Jaringan FDDI mengantisipasi kelemahan ini dengan mengirim data searah jarum jam dan berlawanan dengan arah jarum jam secara bersamaan.
Berikut adalah ciri-ciri dari topologi ring cincin :
1.    Teknologi IBM yang biasa dipasangkan dengan mesin IBM AS/400
2.    Standar IEEE 802.5
3.    Membentuk “cincin”
4.    Setiap segmen di hubungkan dengan “hub central” MSAU = Multistation Access Unit
5.    Konektor AUI : Attachment User Interface
6.    Teknologi token pasing untuk mengirimkan paket data dalam ring
7.    Jika komputer satu down maka data masih bias mengalir
8.    Discontinue Support
a.    Keuntungan topologi ring :

  •  Hemat Kabel
b.    Kerugian topologi ring:

  •  Peka kesalahan.
  •  Pengembangan jaringan lebih kaku.

2.2.1.3 Topologi Bintang (Star Topology)
Menghubungkan semua kabel pada host ke satu titik utama. Titik ini biasanya menggunakan Hub atau Switch. Topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi9ts2oYrYp_3Q-lyB16cSZaLMAVIucVweomSNaXx5WUFsPBRWCT5Sz1XcFAq7k3_siBjkeo_Q1JWjw2K6pj9a3k5LVwyx9hgG0PP7QOLwUqsRjYA83xlNcLwN9N_0qu-bEwQz3q9UJYA8A/s320/Untitled.jpg

Gambar 2.3 Gambar Topologi Star

Kelebihan dari topologi ini adalah :
a.    Kerusakan pada satu saluran hanya akan mempengaruhi jaringan pada saluran tersebut dan station yang terpaut.
b.    Tingkat keamanan termasuk tinggi.
c.    Tahan terhadap lalu lintas jaringan yang sibuk.
d.    Penambahan dan pengurangan station dapat dilakukan dengan mudah.
e.    Kekurangan dari topologi ini, jika node tengah mengalami kerusakan, maka seluruh jaringan akan terhenti. Penanganan dari kekurangan tersebut adalah dengan disiapkannya node tengah cadangan.
Berikut adalah ciri-ciri dari topologi star :
1.    Topologi yang banyak digunakan sampai saat ini.
2.    Perangkat dihubungkan ke sebuah terminal (hub/switch).
3.    Teknologi Ethernet IEEE 802.3.
4.    Disebut 10Base T.
5.    Konektor RJ-45
6.    Jika salah satu komputer down tidak mempengaruhi yang lain & pelacakan kesalahan sangat cepat.
7.    Akses ke komputer lain lebih cepat & mudah untuk di upgrade.
8.    Jaraknya hanya 100 meter.
9.    Mudah upgrade.
 
2.2.1.4 Topologi Bintang yang diperluas (Extended Star Topology).
Topologi Extended Star/Bintang yang diperluas adalah sebuah tipe topologi jaringan yang berbasis topologi bintang yang memiliki satu atau lebih repeater (pengulang sinyal) yang berada diantara simpul utama dan simpul-simpul. Repeater berfungsi untuk memperluas jarak maksimum transmisi hubungan titik-ke-titik antara simpul-simpul dengan simpul utama yang ditopang oleh kekuatan transmiter simpul utama.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhK0egS_Dq6y9e8iRqSdfWzFGSVTEVBo0waIIECSLywRq3BCahVehiXtHJg2oXZe6auZlaHkx8I2kZc6LM9C_JqsCbOCS0g7nntuB8G3xWml3SmcPFuA6xjh-Ml2TEon5BShkLKfRIYWAxX/s320/Untitled.jpg

Gambar 2.4 Gambar Topologi Extended Star

Berikut adalah ciri-ciri Topologi Extended Star:
·         Setiap node berkomunikasi langsung dengan sub node dan sub node berkomunikasi dengan central node dan kembali lagi
·         Banyak penghubung melebihi kapasitas pada umumnya
Kelebihan Topologi Extended Star
·         Jika satu kabel sub node terputus maka sub node yang lain tidak terganggu
Kekurangan Topologi Extended Star
·         Bila central node terputus mka semua node pada setiap sub node juga akan terputus
·         Tidak bisa menggunakan kabel yang lower grade



2.2.1.5 Topologi Hirarki (Hierarchical Topology) / Tree
Topologi Hierarchical yang lebih umum dikenal dengan Topolgi Tree (Pohon) merupakan pengembangan dari topologi bus dan juga topologi Bintang dimana media transmisi satu kabel yang bercabang tetapi loop tidak tertutup. Pada topologi Tree dimulai dari suatu titik (Headend) dimana seperti topologi bintang dan dari situlah kemudian beberapa kabel ditarik bercabang lalu pada setiap cabang terhubung ke beberapa terminal dalam bentuk topologi Bus. Topologi jaringan pohon juga sering disebut dengan topologi jaringan bertingkat dengan beberapa tingkatan simpul atau node.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpOgxKtG_JJiLp-vQFPD2WmH76LQKKjwzAiM-bhCDQjv78ojDpjtoEGDoMUI4zMPySsYyQR2eZ88BjKX2uxJAFeeGj5O-N9SGX2zkYL9hFmKx3Pgw46VIITzJbKq-R6wggNrFQRh2EhJRx/s320/Untitled.jpg

Gambar 2.5 Gambar Topologi Hirarki/Pohon



Berikut adalah Ciri-ciri Topologi Hierarchical/Tree:
·         Kombinasi antara topologi bintang dan topologi bus
Kelebihan Topologi Hierarchical/Tree (Pohon)
·         Dapat membentuk kelompok yang dibutuhkan
Kelemahan Topologi Hierarchical/Tree (Pohon)
·         Bila simpul pada hirarki lebih tinggi tidak berfungsi atau bermaslah maka kelompok lain yang berada dibawahnya akan menjadi tidak efektif.

2.2.1.6 Topologi Mesh (Mesh Topology)
Topologi Mesh adalah suatu topologi yang memang didisain untuk memiliki tingkat restorasi dengan berbagai alternatif rute atau penjaluran yang biasanya disiapkan dengan dukungan perangkat lunak atau software. Komponen utama yang digunakan dalam topologi mesh ini adalah Digital Cross Connect (DXC) dengan satu atau lebih dari dua sinyal aggregate, dan tingkat cross connect (koneksi persilangan) yang beragam pada level sinyal SDH. Topologi jaringan mesh ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran ini harus disediakan untuk membentuk suatu jaringan topologi mesh adalah jumlah sentral dikurangi 1 (n-1, dengan n adalah jumlah sentral). Tingkat kerumitan yang terdapat pada jaringan mesh ini sebanding dengan meningkatnya jumlah sentral yang terpasang. Dengan demikian disamping kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwPmA-LWN8OL0mnLA7zenqPV96ouDJHn3ic6lpRhJ3srR0od6753I1y9-EOlgS9UNGSyREkgJ8FsI44GizdbiKlNZEtMmJLdCVShr6jGmOX1sdb9j3Vp0U-u3jDbX-cmmrs9oK3ac07EI2/s320/Untitled.jpg
 
Gambar 2.6 Gambar Topologi Mesh

Berikut adalah ciri-ciri dari topologi mesh :
1.    Konsep Internet.
2.    Tidak ada client server, semuanya bisa bertindak sebagai client server.
3.    Peer to peer.
4.    Bentuk mesh yang paling sederhana adalah array dua dimensi tempat masing-masing simpul saling terhubung dengan keempat tetangganya.
5.    Diameter komunikasi sebuah mesh yang sederhana adalah 2 (n-1).
6.    Koneksi wraparraound pada bagian-bagian ujung akan mengurangi ukuran diameter menjadi 2 ( n/s ).
7.    Topologi mesh ini cocok untuk hal-hal yang berkaitan dengan algoritma yang berorientasi matriks.
a.    Keuntungan topologi mesh :
    Apabila ada salah satu jalur pada komputer putus, komputer masih dapat berhubungan dengan jalur yang lain.

b.    Kerugian topologi mesh :
    Penggunaan ethernet dan kabel yang banyak sehingga membutuhkan dana yang besar.



2.2.2 Topologi Logical (Topologi Logik)
FDDI ( Fiber Distributed-Data Interface )
FDDI merupakan standar komunikasi data dengan menggunakan fiber optic yang panjangnya sampai dengan 200 km. Protokol FDDI berbasis pada protokol Token Ring yang terdiri dari dua Token Ring, yang satu ring berfungsi sebagai ring backup jika seandainya ada ring dari dua ring tersebut yang putus atau saat mengalami masalah kegagalan dalam bekerja. Pada sebuah ring FDDI memiliki kecepatan 100 Mbps.
Token Ring
Token Ring merupakan cara akses pada jaringan yang berbasis teknologi ring (gelang), token ring memiliki kemampuan dalam pengiriman data dengan kecepatan 4Mbps dan kemudian meningkat menjadi 16Mbps.
Peralatan jaringan secara fisik dengan token ring terhubung dalam konfigurasi Topologi Ring dimana data akan dilewatkan dari peralatan satu ke peralatan yang lain secara berurutan.

Ethernet
Ethernet merupakan jenis skenario dalam perkabelan dan pemrosesan sinyal untuk data jaringan komputer. Ethernet menggunakan beberapa metode untuk melakukan enkapsulasi paket data menjadi Ethernet frame, yakni sebagai berikut:
·      Ethernet II (digunakan untuk TCP/IP, dijelaskan pada pengertian internet menggunakan standar Internet Protocol Suite TCP/IP)
·      Ethernet 802.3 (digunakan untuk berkomunikasi dengan Novell NetWare versi 3.11 dan versi sebelumnya)
·      Ethernet 802.2 (digunakan untuk konektivitas dengan Novell NetWare 3.12 dan versi selanjutnya)
·      Ethernet SNAP (digunakan sebagai kompatibilitas dengan sistem Macintosh yang menjalankan TCP/IP)
Setiap format frame Ethernet di atas tidak saling cocok/kompatibel satu dengan lainnya sehingga cukup menyulitkan dalam instalasi jaringan yang bersifat heterogen. Untuk mengatasi masalah tersebut maka lakukan konfigurasi terhadap protokol yang digunakan melalui sistem operasi.
Menentukan Topologi Jaringan dalam membangun komunikasi hubungan antara komputer bisa didasari dari segi ukuran skala jaringan dipergunakan, pembiayaan, tujuan, dan penggunaannya.



2.3.    Faktor – Faktor yang Perlu Mendapat Pertimbangan untuk Pemilihan Topologi
Berikut adalah beberapa faktor yang harus dipertimbangkan dalam pemilihan topologi yang akan digunakan untuk jaringan komputer :
1.    Biaya
Sistem apa yang paling efisien yang dibutuhkan dalam organisasi.
2.    Kecepatan
Sampai sejauh mana kecepatan yang dibutuhkan dalam sistem.
3.    Lingkungan
Misalnya listrik atau faktor–faktor lingkungan yang lain, yang berpengaruh pada jenis perangkat keras yang digunakan.
4.    Ukuran
Sampai seberapa besar ukuran jaringan. Apakah jaringan memerlukan file server atau sejumlah server khusus.
5. Konektivitas
Apakah pemakai yang lain yang menggunakan komputer laptop perlu mengakses jaringan dari berbagai lokasi.































BAB III
PENUTUP


3.1.   SIMPULAN
Topologi jaringan adalah, hal yang menjelaskan hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan yaitu node,link dan station.
Dalam definisi topologi terbagi menjadi dua, yaitu topologi fisik (physical topology) yang menunjukan posisi pemasangan kabel secara fisik dan topologi logik (logical topology) yang menunjukan bagaimana suatu media diakses oleh host.
Dalam perbandingan antara semua topologi yang sudah dijelaskan sebelumnya, topologi yang paling baik digunakan yaitu topologi star karena jika salah satu komputer down tidak mempengaruhi yang lain & pelacakan kesalahan sangat cepat dan akses ke komputer lain lebih cepat & mudah untuk di upgrade.